Month: April 2020

92 Akademisi Menolak Omnibus Law

92 Akademisi Menolak Omnibus Law

Omnibus Law RUU Cipta Kerja adalah rancangan yang sarat akan kontroversi dan telah mendapat banyak penolakan dari berbagai elemen masyarakat sipil, termasuk akademisi. Kalangan akademisi telah sejak awal menolak Omnibus Law RUU Cipta Kerja secara individu karena nyata-nyata meminggirkan hak rakyat. Menyadari pentingnya berkonsolidasi, maka disebarlah petisi online agar menghimpun pendapat kritis akademisi secara kolektif […]

DPR Job Creation Deliberation Lack Public Participation, says FRI

DPR Job Creation Deliberation Lack Public Participation, says FRI

TEMPO.CO, Jakarta – A civil society group proclaiming to be the Indonesian People’s Faction (FRI) reckons that House of Representatives (DPR) legislators eliminated public participation in their latest deliberation of the job creation omnibus bill (RUU Cipta Kerja). The group also deems House’s virtual deliberation as a legally-defective means to hold a deliberation on a […]

Diskusi Publik “Deteriorisasi Perlindungan Lingkungan Hidup dalam Pusaran Omnibus Law RUU Cipta Kerja”

Diskusi Publik “Deteriorisasi Perlindungan Lingkungan Hidup dalam Pusaran Omnibus Law RUU Cipta Kerja”

CATATAN DISKUSI PUBLIK “DETERIORASI PERLINDUNGAN LINGKUNGAN HIDUP DALAM PUSARAN OMNIBUS LAW RUU CIPTA KERJA” Permasalahan Paradigma, Metode dan Kelemahan Aspek Amdal dalam RUU Cipta Kerja (I Gusti Made Agung Wardana – Dosen Hukum Lingkungan UGM) Pasca reformasi, Indonesia memasuki era post-Washington Consensus dimana pembangunan nasional dipandang tidak sekadar pertumbuhan ekonomi, melainkan juga pembangunan sosial dan […]

Ketua Baleg Mengaku Terima 10.000 Pesan Penolakan RUU Cipta Kerja

Ketua Baleg Mengaku Terima 10.000 Pesan Penolakan RUU Cipta Kerja

JAKARTA, KOMPAS.com – Ketua Badan Legislasi ( Baleg) DPR Supratman Andi Agtas mengatakan, sejak Selasa (7/4/2020), pimpinan Baleg diprotes kelompok pekerja dan buruh terkait penolakan pembahasan Omnibus Law RUU Cipta Kerja. “Kami pimpinan Baleg itu sekarang dapat SMS (pesan singkat) maupun WA (pesan aplikasi WhatsApp) dari kalangan buruh. Mereka menolak RUU Omnibus Law,” kata Supratman […]